menginstal akhlak
Minggu, 09 Juni 2019
Membuat surat pengajuan bedah buku
Bismillaah. Alhamdulillah, pada tahun 2018 kami telah membuat surat pengajuan permohonan bedah buku, buku kami yang ke dua. Sebanyak 3 surat permohonan. Semoga di tahun 2019 akan lebih banyak yang bisa kami buat. Aamiin. Syukron. Baarokalloh fiikum.
Kamis, 06 Juni 2019
Surat Bedah Buku
yawwal 1440 H/ 6 Juni 2019 M
Assalaamu 'alaikum.
Segala puji bagi Alloh Subhanahu wa Ta'ala yang telah memberikan kenikmatan sehat dan waktu luang pada kita. Sholawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada tauladan utama umat Islam, yakni Rosulullah shollollohu 'alaihi wa sallam. Juga mudah-mudahan keselamatan dan kesejahteraan selalu tercurahkan kepada para sahabatnya, keluarganya, sahabatmya, dam pengikutnya sampai akhir zaman, aamiin.
Kaum muslimin dan muslimat rohimakumulloh. Rosululloh shollollohu 'alaihi wa sallam, dalam salah satu sabdanya mengingatkan kepada kitaq sekalian. Bahwa ada dua kenikmatan yang kebanyakan manusia tertipu olehnya
Menghitung nikmat yang telah Allah berikan adalah sebuah pekerjaan yang sulit. Bagaimana tidak, Allah mengatakan bahwa jika seorang hamba ingin menghitung nikmat tersebut, maka tidak akan sanggup menghitungnya. Allah Ta’ala berfirman
وَإِن تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللهِ لاَ تُحْصُوهَا إِنَّ اللهَ لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ
“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menghitung jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS. An-Nahl: 18).
Mayoritas manusia banyak yang tertipu jika Allah berikan nikmat, padahal nikmat yang diberi akan dipertanggung jawabkan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda
لاَ تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَا فَعَلَ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَا أَبْلاَهُ
“Kedua kaki seorang hamba tidaklah berpindah pada hari kiamat hingga ia ditanya mengenai umurnya, dimanakah ia habiskan; ilmunya, dimanakah ia amalkan; hartanya, bagaimana cara ia mendapatkannya dan ia infakkan; dan mengenai badannya, di manakah usangnya.” (HR. At-Tirmidzi, shahih).
Ingatlah bahwa 4 hal di atas akan ditanya kelak pada hari kiamat, yaitu umur, ilmu, harta dan badannya. Oleh karena itu, ketika seorang mendapatkan nikmat namun tidak ia gunakan tuk taat, maka itu adalah musibah. Sebagaimana perkataan Abu Hazim dalam Hilyatul Auliya, “Setiap nikmat yang tidak digunakan untuk taat, maka itu adalah musibah.”
Di antara sekian banyak nikmat yang telah Allah berikan, ada 2 nikmat yang manusia lalai darinya. Nikmat tersebut adalah kesehatan dan waktu luang.
Sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنْ النَّاسِ الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ
“Dua nikmat, kebanyakan manusia tertipu dengan keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang.” (HR. Al-Bukhari)
1. Kesehatan
Banyak manusia yang sehat, namun tertipu dengan kesehatannya. Ia tak gunakan kesehatannya untuk taat, namun untuk maksiat. Sementara di luar sana ada sebagian orang yang ingin melakukan ketaatan, namun tak mampu melakukannya dikarenakan sakit yang di derita.
Padahal badan yang sehat akan ditanyakan, digunakan untuk apa. Apakah digunakan tuk mendatangi majelis ilmu ataukah mendatangi tempat-tempat maksiat. Barulah ia tersadar ketika terbaring lemah tak berdaya karena sakit, sehingga sesal pun tak terelakkan.
2. Waktu luang
Waktu adalah sesuatu yang terus berputar dan tak akan kembali lagi. Oleh karena itu betapa banyak manusia yang tersesali oleh waktu. Waktunya hanya berlalu begitu saja, tanpa ada manfaat dan faidahnya. Hidupnya hanya menghabiskan waktu dan menyisakan penyesalan umur.
Waktu ibarat pedang bermata 2, jika digunakan untuk kebaikan, maka baik pula. Sebaliknya, jika digunakan untuk keburukan, maka dampak buruk akan terjadi di kemudian hari.
Betapa tidak, sebagian orang menghabiskan waktunya untuk maksiat, namun tatkala ia sudah senja, maka ia akan menangisi masa tua nya karena ia tak menghabiskan waktu dan umurnya untuk taat.
Ketahuilah bahwa 2 hal di atas adalah nikmat yang patut disyukuri tatkala terkumpul di dalam diri seorang muslim. Karena tatkala seorang itu bersyukur, maka Allah akan tambah nikmat tersebut.
Allah Ta’ala berfirman
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
“Dan (ingatlah juga), tatkala Rabbmu mengatakan; “Sungguh jika kamu bersyukur, pasti Aku akan tambah (nikmat) kepadamu, tapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih” (QS. Ibrahim: 7).
Semoga bermanfaat, wallahul muwaffiq.
—
Penulis: Wiwit Hardi P.
Artikel Muslimah.Or.Id
Jumat, 05 April 2019
Memulai lagi
Klaten, Jum'at, 5 April 2019
Memulai dari pikiran tentang menulis suatu ide-ide, atau gagasan - gagasan yang bisa menjadi suatu rangkaian tulisan yang bis bermanfaat untuk kebaikan bersama terutama dalam menginstal akhlak yang baik.perlu adanya banyak bacaan dan komunikasi dengan orang-orang yang dapat mengarahkan kita untuk menjadi orang yang bisa berkembang.
Rabu, 09 Januari 2019
Kajian Hari Pertama
Bismillaah.
Wanglu Trucuk Klaten, 3 Jumadil Awal 1440 H/10 Januari 2019
Pemateri : Ustadz Pardi, Lc
Peserta : 1. Trimo
: 2. Yusuf Fauzi Masykur
Wanglu Trucuk Klaten, 3 Jumadil Awal 1440 H/10 Januari 2019
Pemateri : Ustadz Pardi, Lc
Peserta : 1. Trimo
: 2. Yusuf Fauzi Masykur
Subsidi Uang Bensin
Klaten, Kamis,10 Januari 2019
Hendaknya kita saling tolong-menolong dalam kebaikan. Saya mengajak kepada siapa saja barangkali mau berpartisipasi untuk memberikan uang bensin kepada para penuntut ilmu.
Terima kasih. Baarokalloh fiikum. Ditulis oleh Trimo, di blogger : menginstal akhlak.
1. Trimo ; 10.000
1. Trimo ; 10.000
Senin, 05 November 2018
Ajakan Bergabung
Bismillaah.
Jum’at, 28 Dzul Qo’dah 1440 H/10 Agustus 2018 M
Alhamdulillahi Robbil ‘aalamiin, wash sholatu
was salamu ‘ala Rosulillah.
Puji syukur saya panjatkan kepada Alloh
Subhanahu wa Ta’ala, yang telah banyak memberikan karunia-Nya kepada kita sekalian.
Sholawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada panutan umat Islam, yakni
Rosululloh shollollohu ‘alaihi wa sallam.
Selanjutnya, kami ingin mengajak bergabung
dengan kami kepada siapa saja di kalangan umat Muslim, yang perduli kepada
masalah-masalah remaja. Terutama apa yang berkaitan dengan masalah cinta dan
yang lainnya. Agar para remaja Islam bisa mempunyai akhlaku karimah yang sesuai
dengan syariat Islam. Bergabunglah bersama kami, di grup wa 081339689736, dengan nama grup wa, "Remaja Cinta Syariat Bersatu. Terima kasih. Baarokalloh fiikum.
Langganan:
Komentar (Atom)