Dari
penuturan seorang polwan yang kami baca di koran SOLOPOS, hari Rabu,
tertanggal, 30 Desember 2015 di halaman SOLORAYA, tertulis dialinea ke
tiga, "Saya bahkan enggak yangka kalau remaja-remaja di bawah usia saya
(sang polwan tersebut berumur 19 tahun) banyak yang terlibat
persetubuhan dan kejahatan seksual lainnya.
Dari
penuturan tersebut diatas menjadi bahan bagi kami, untuk melangkah,
bagaimana caranya, agar sanggar an nahel, bisa ikut berpartisipasi,
dalam rangka menginstal akhlak yang religius, guna menangulangi apa yang
disampaikan oleh seorang polwan tersebut diatas. Kami sangat berharap
sekali, kami, bisa mendapatkan dukungan dari masyarakat atau semua
pihak, aamiin.